01 / Morfologi

Ciri dan struktur

Miselium mula-mula putih hingga kekuningan lalu tertutup kepala konidia cokelat gelap atau hitam. Secara mikroskopis, konidiofor berujung membesar dan membawa susunan sel pembentuk konidia. Kepala konidia dapat menyebar radial lalu terpecah menjadi kolom; konidianya bulat dan berpermukaan kasar.

Rujukan: [2]

Pengukuran belum dihimpun sebagai data terstruktur pada profil ini.

02 / Kehidupan

Habitat dan peran ekologis

Penilaian pemerintah Kanada mencatat Aspergillus niger pada tanah, bahan tumbuhan, dan komoditas pertanian. Sebagai saprotrof, ia menggunakan bahan organik dan menyumbang pada daur unsur melalui penguraian. Pertumbuhan koloni pada pangan atau hasil panen perlu dibedakan dari pemanfaatan galur tertentu dalam proses industri.

Rujukan: [3]

Habitat atau konteks temuan
Tanah dan kompos; Lingkungan penyimpanan hasil tumbuhan
Substrat
Bahan tumbuhan yang membusuk; Buah, biji-bijian, dan bahan organik lain
Peran atau konteks
Pengurai
Temukan hubungan serupa
03 / Siklus hidup

Reproduksi

Perbanyakan aseksual berlangsung melalui konidia yang terbentuk pada ujung sel pembentuk spora, lalu dapat tersebar di udara. Kepala konidia inilah yang memberi koloni warna gelap.

Rujukan: [3][2]

Sinonim menurut acuan taksonomi rilis: Aspergillopsis intermedia; Aspergillopsis nigra; Aspergillus awamori var. hominis; Aspergillus cinnamomeus; Aspergillus fuscus; Aspergillus nanus; Aspergillus niger f. hennebergii; Aspergillus niger mut. cinnamomeus; Aspergillus niger mut. schiemanni; Aspergillus niger var. altipes; Aspergillus niger var. intermedius; Aspergillus niger var. nanus; Aspergillus niger var. phoenicis; Aspergillus niger var. schiemanniae; Aspergillus niger var. usamii; Aspergillus phoenicis; Aspergillus schiemanniae; Aspergillus usamii; Rhopalocystis nigra; Sterigmatocystis nigra; Sterigmatocystis phoenicis; Ustilago phoenicis
04 / Batas informasi

Catatan identitas dan cakupan

  • Adelaide University menjelaskan bahwa kompleks Aspergillus niger berisi spesies mirip; identifikasi dapat memerlukan penanda DNA seperti calmodulin atau beta-tubulin.
  • Foto koloni tidak menggantikan pemeriksaan laboratorium.

Catatan distribusi dalam narasi mengikuti sumbernya. Dokumentasi spesimen atau foto mengikuti catatan sumber. Bukti wilayah Indonesia dan penilaian konservasi tidak disimpulkan dari gambar.

05 / Dokumentasi

Melihat dengan konteks

Mikrograf Aspergillus niger menurut identifikasi sumber, ditumbuhkan pada agar Sabouraud. Record mencatat pembesaran optik 100×; gambar asli memuat bar skala 100 µm di kanan bawah. Identitas strain tidak dicantumkan.

Jenis
Mikrograf
Kredit
Y tambe (atribusi record sumber)
Sumber media
Buka entri sumber

Gambar menunjukkan objek menurut identifikasi sumber, bukan verifikasi independen spesimen oleh Fungi. Tidak ada skala baru yang ditambahkan.

06 / Rujukan

Sumber profil

  1. [1] Aspergillus niger — Biota of New Zealand (Manaaki Whenua)Bagian diperiksa: Nomenclature; Classification
    Pemeriksaan editorial: 2026-10-11
  2. [2] Aspergillus — Mycology, Adelaide UniversityBagian diperiksa: Aspergillus niger complex; Aspergillus niger → Morphological identification dan Molecular identification
    Pemeriksaan editorial: 2026-10-12
  3. [3] Final screening assessment: Aspergillus awamori strain ATCC 22342 (= Aspergillus niger) and Aspergillus brasiliensis strain ATCC 9642 — Government of CanadaBagian diperiksa: 1.1.2.2 Natural occurrence; 1.1.2.4 Role in nutrient cycling
    Pemeriksaan editorial: 2026-10-12
  4. [4] Catalogue of Life Base2026-09-11 — Aspergillus nigerBagian diperiksa: ColDP NameUsage.tsv, ID HC7Z; source 2073; accepted species, Kingdom Fungi
    Pemeriksaan editorial: 2026-10-12

Rujukan halaman ini

Fungi. Aspergillus niger. Rilis data fungi-2026-10-12-expansion-2. https://fungi-atlas.mgadib.chatgpt.site/jamur/aspergillus-niger/.

Status: profil kurasi editorial. Untuk klaim biologis, gunakan rujukan pada bagian terkait dan periksa konteks sumber aslinya.